Header Ads

Ad Home

Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Alasan Panglima Gatot Harus Diganti.



Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Pasalnya, Gatot akan memasuki masa pensiun pada Maret mendatang.

"Kami memandang sudah semestinya Presiden Jokowi untuk segera melakukan proses pergantian panglima mengingat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun," ujar Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri saat menggelar konferensi pers di kantornya, Tebet, Jakarta, Minggu (12/11).

Kata dia, bukan hanya karena faktor mendekati masa pensiun, ada tiga alasan lain mengapa pergantian panglima TNI penting dan perlu segera dilakukan. Pertama, mengacu pada UU TNI, pergantian Panglima TNI membutuhkan persetujuan DPR.

Dengan pengajuan nama calon panglima TNI baru sebagai pengganti Gatot dalam waktu dekat ini, tentu akan memberi keleluasaan bagi DPR untuk mencermati dan memeriksa profil kandidat sebelum memberi keputusan.

"Dengan begitu, pengambilan keputusan yang tergesa-gesa dapat dihindari," sebut dia.

Kedua, memberikan ruang bagi masyarakat sipil untuk ikut berpartisipasi dalam mencermati sosok kandidat calon panglima TNI. Kendatipun pemilihan panglima TNI merupakan hak prerogratif presiden, namun sangat penting bagi Jokowi nantinya untuk mempertimbangkan dan mencermati masukan dari publik.

"Ketiga, semakin cepat proses pergantian Panglima TNI dilakukan akan sedikit banyak membantu memperlancar proses transisi manajerial organisasi di dalam tubuh Mabes TNI," tukasnya.

Sekedar informasi, adapun koalisi masyarakat yang mendesak pergantian panglima TNI terdiri dari Imparsial, Elsam, Kontras, Setara Institute, HRWG, Institut Demokrasi, Indonesian Corruption Watch (ICW), Lingkar Madani Indonesia.

(jawapos.com)

Diberdayakan oleh Blogger.